PENTINGNYA MEMILIH TEMAN 

Rasulullah Shollallohu Alaihi wa Sallam bersabda: 

 إن من الناس ناسا مفاتيح للخير مغاليق للشر وإن من الناس ناسا مفاتيح للشر مغاليق للخير فطوبى لمن جعل الله مفاتيح الخير على يديه وويل لمن جعل الله مفاتيح الشر على يديه 

“ Sesungguhnya di antara manusia ada manusia-manusia yang merupakan kunci-kunci kebaikan dan penutup-penutup kejelekan, dan sesungguhnya di antara manusia ada manusia-manusia yang merupakan kunci-kunci kejelekan dan penutup-penutup kebaikan, maka kebahagiaan yang besar bagi siapa yang Alloh jadikan kunci-kunci kebaikan di kedua tangannya dan kebinasaan yang sangat bagi siapa yang Alloh jadikan kunci-kunci kejelekan di kedua tangannya ” ( Diriwayatkan oleh Ibnu Majah di dalam Sunannya 1/86 dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Silsilah Shahihah 3/320 dan Shahihul Jami’ : 2223 ).

Di dalam hadits di atas Rasulullah Shollallohu Alaihi wa Sallam mengklasifikasi manusia menjadi dua kelompok : kelompok yang merupakan kunci-kunci kebaikan dan penutup-penutup kejelekan dan kelompok yang merupakan kunci-kunci kejelekan dan penutup-penutup kebaikan, hal ini menunjukkan bahwa hendaknya kita berusaha memiliki fiqih yang benar tentang siapa yang hendaknya kita jadikan sebagai teman duduk dan teman bergaul. Jenis fiqih ini telah dijelaskan oleh Rasulullah Shollallohu Alaihi wa Sallam di dalam sabdanya : 

 الرجل على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل   

“ Seseorang berada pada agama teman dekatnya maka hendaknya seorang dari kalian melihat siapakah yang dijadikan sebagai teman dekat ” ( Diriwayatkan oleh Abu Dawud di dalam Sunannya 4/259 dan Tirmidzi di dalam Jami’nya 4/589 dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahihul Jami’ : 3545 ).
Maknanya bahwa setiap orang hendaknya memahami dengan benar siapakah yang dijadikan sebagai teman dekat, karena itulah maka sebagian salaf berkata : ” Termasuk fiqih seseorang adalah berjalannya, mejelisnya, masuknya, dan keluarnya bersama ahli ilmu ” ( Tarikh Kabir 4/239 ), maka tidak boleh baginya berjalan dengan siapa saja, Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri berkata : ” Tidak sepantasnya seorang mukmin berjalan dengan siapa saja “.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s