HORMATILAH SYARIAT ISLAM

KEHORMATAN SYARI’AT ISLAM

Pelecehan terhadap Islam bukanlah perkara yang baru, bahkan tidak ada satupun dari para penyeru kepada al-haq melainkan selalu ada orang-orang yang melecehkannya, Alloh ( berfirman :
( مَا يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ (
“ Tiada datang seorang rasul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olok kannya “ (Yasin: 30).

Pelecehan terhadap da’i yang haq membawa konsekuensi yang sangat berat, lihatlah bagaimana Alloh ( menenggelamkan Fir’aun yang telah melecehkan Musa, dan lihatlah bagaimana Alloh membinasakan kaum Ad, Tsamud, Madyan, dan kaum-kaum para Nabi yang lainnya, ketika mereka melecehkan para nabi, Alloh ( menyegerakan hukuman yang pedih kepada mereka di dunia dan adzab yang berat kelak di akhirat.
Jika pelecehan tersebut terhadap Rasulullah ( maka pelakunya dihukumi kafir dengan nash Al-Quran :

( قُلْ أَبِاللَّهِ وَءَايَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ.لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ(

“Katakanlah: “Apakah dengan Alloh, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kalian selalu berolok-olok?” Tidak usah kalian minta maaf, karena kalian kafir sesudah beriman. ( At-Taubah: 65-66 ).

Ketika terjadi pelecehan terhadap Rasulullah ( dalam bentuk karikatur maka reaksi keras pun bermunculan dari kaum muslimin di seluruh penjuru dunia, terjadi demonstrasi besar-besaran di kedutaan-kedutaan Denmark di seluruh dunia, bahkan di tanah air ada yang hendak memberangkatkan pasukan jihad ke Denmark.

Ghirah terhadap Islam merupakan sikap yang terpuji, tetapi tidak selayaknya jika disalurkan dengan cara-cara yang tidak syari, seperti demonstrasi, unjuk rasa, dan semisalnya yang merupakan cara-cara penjajah yang sangat merugikan pemerintah kaum muslimin, rakyat, ekonomi dan agama Islam, serta memberi peluang kepada para penjahat untuk melampiaskan hawa nafsu setannya.

Masih terbayang di benak kita aksi-aksi penjarahan dari para penjahat yang membonceng aksi-aksi demonstrasi dan unjuk rasa !.

Hal lain yang perlu dicermati, bahwa tidak ada satupun musibah yang menimpa seorang kaum muslimin melainkan dengan sebab perbuatan tangan-tangan mereka sendiri, Alloh ( berfirman :

( وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ(

“Dan apapun musibah yang menimpa kalian maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri ( Asy-Syura : 30).

Tidaklah orang-orang kafir begitu kurang ajar melecehkan Islam kecuali di saat kaum muslimin sendiri banyak yang melecehkan Islam, begitu banyak suara-suara pelecehan syariat Islam di sekeliling kita yang sangat disayangkan keluar dari mulut-mulut orang-orang yang mengaku muslim, seperti kasus yang mencuat di IAIN dengan Anjinghu Akbar, Islam dianggap kaku dan keras, karena mengharamkan pria bercampur dengan wanita secara bebas, Islam menindas hak wanita, karena harus menutup semua anggota badannya, padahal mereka butuh bebas melihat seperti kaum pria, hukuman Islam sangat kejam karena pelaku perbuatan kriminal harus dibunuh, dipotong tangan, dan dirajam, ulamanya tidak terjun dalam urusan politik, hanya membahas haid dan ibadah saja, orang yang menjalankan sunnah dengan memelihara jenggot dikatakan kambing, yang memendekkan celana dikatakan kebanjiran !! , dan masih banyak lagi pelecehan-pelecehan yang lainnya.

Tidakkah kita merindukan izzah Islam yang didapatkan oleh kaum muslimin generasi pertama, saat itu orang-orang kafir merasa gentar sebulan sebelum kedatangan pasukan kaum muslimin, Rasulullah ( bersabda:

نصرت بالرعب مسيرة شهر

“ Aku diberi angerah ketakutan pada musuh sejauh sebualan perjalanan “ ( Muttafaq Alaih ).

Di saat kaum muslimin menghormati syariat Islam saat itulah mereka terhormat, dan disaat kaum muslimin menghinakan syariat Islam saat itulah Allah akan menimpakan kehinaan kepada kalian, Dia tidak akan mencabut kehinaan itu dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian ( Hadits Shahih Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan yang lainnya ).
Jika ingin Islam terhormat, hormatilah syariat Islam !.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s