MASALAH-MASALAH POLITIK TIDAK SEPANTASNYA DISAMPAIKAN SEMUA KE KHALAYAK RAMAI

MASALAH-MASALAH POLITIK TIDAK SEPANTASNYA DISAMPAIKAN SEMUA KE KHALAYAK RAMAI

Al-Imam Al-Bukhari meriwayatkan di dalam Shahihnya ( nomor 6328 ) dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma bahwasanya dia berkata :

” Aku menyampaikan qiraah untuk beberapa orang muhajirin yang diantara mereka adalah ‘Abdurrahman bin Auf, ketika aku berada di persinggahannya di Mina dan dia bersama Umar bin Khattab, di akhir haji yang dilakukannya. Tiba-tiba Abdurrahman bin Auf kembali kepadaku dan mengatakan; ‘sekiranya engkau melihat seseorang yang menemui amirul mukminin hari ini, orang itu mengatakan; ‘Wahai amirul mukminin, apakah engkau sudah tahu berita si fulan yang mengatakan; ‘sekiranya Umar telah meninggal, aku akan berbaiat kepada fulan, pembaiatan Abu Bakar ash Shiddiq tidak lain hanyalah sebuah kekeliruan dan sekarang telah berakhir.’ Umar serta merta marah dan berujar; ‘Sungguh sore nanti aku akan berdiri menghadapi orang-orang dan memperingatkan mereka, yaitu orang-orang yang hendak mengambil alih wewenang perkara-perkara mereka.’ Abdurrahman berkata; maka aku berkata; ‘Wahai amirul mukminin, jangan kau lakukan sekarang, sebab musim haji sekarang tengah menghimpun orang-orang jahil dan orang-orang bodoh, merekalah yang lebih dominan didekatmu sehingga aku khawatir engkau menyampaikan sebuah petuah hingga para musafir yang suka menyebarkan berita burung yang menyebarluaskan berita, padahal mereka tidak jeli menerima berita dan tidak pula meletakkannya pada tempatnya, maka tangguhkanlah hingga engkau tiba di Madinah, sebab madinah adalah darul hijrah dan darus sunnah yang sarat dengan ahli fikih para pemuka manusia, sehingga engkau bisa menyampaikan petuah sesukamu secara leluasa dan ahlul ilmi memperhatikan petuah-petuahmu dan meletakkannya pada tempatnya.’ Umar menjawab; ‘Demi Allah, insya Allah akan aku lakukan hal itu diawal kebijakan yang kulakukan di Madinah.’… ”

Syaikh Abdul Malik bin Ahmad Romadhoni berkata :
” Betapa agungnya usulan Abdurrahman bin Auf tersebut ! Betapa kuat masyarakat yang mengetahui kadar segala sesuatu !. Pendidikan seperti itu sangat jauh berbeda dengan keadaan orang-orang yang mengekspos berita apa saja kepada masyarakat umum dan kalangan khusus. Terutama isyu-isyu politik yang banyak mengusik masyarakat dewasa ini. Mereka membicarakannya dengan antusias seakan-akan mereka memohon bantuan kepada makhluk dari kezhaliman makhluk. Tidak akan anda temukan mereka mengkaji tauhid dan membantah syirik ! ”

Kesimpulan : ” Sesungguhnya oknum-oknum yang mengajarkan seluruh persoalan politik kepada masyarakat bukanlah seorang yang robbani, meskipun ia mengklaim dirinya ingin menyadarkan umat yang lalai dan menggerakkan umat yang tidur atau ingin mewujudkan keuniversalan amalan-amal Islam. Tidakkah Anda lihat bab yang ditulis oleh Imam Al-Bukhari, Bab : Orang yang mengkhususkan ilmu bagi suatu kaum yang tidak disampaikan kepada kaum yang lain karena dikhawatirkan mereka tidak memahaminya . Beliau membawakan di dalam bab tersebut sebuah riwayat dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu yang berbunyi :
حَدِّثُوا النَّاسَ، بِمَا يَعْرِفُونَ أَتُحِبُّونَ أَنْ يُكَذَّبَ، اللَّهُ وَرَسُولُهُ
“ Berbicaralah kepada manusia dengan perkataan yang dapat mereka mengerti. Inginkah Engkau bila Alloh dan RasulNya didustakan ?! “ ( Shahih Bukhari 1/37 ) “ ( Madaarikun Nazhar fis Siyasah hal. 164 dan 174 ).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata :

ليس لعامة الناس أن يلوكوا ألسنتهم بسياسة ولاة الأمور و من أراد أن يكون للناس رأي في سياسة ولاة الأمور فقدضل

” Tidak boleh masyarakat umum membiasakan lidah mereka dengan politik pemerintahan. Siapa yang menginginkan masyarakat umum memiliki peran di dalam politik pemerintahan maka dia telah sesat ”

‏http://ar.alnahj.net/audio/679

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s