KITAB AL-HIKAM

BERAMAL TANPA MENGHARAP PAHALA

Penulis kitab Al-Hikam berkata di dalam hikmah nomor 255 :
لَيْسَ الْمُحِبُّ الَّذِى يَرْجُو مِنْ مَحْبُوبِهِ عِوَضًا ، أَوْ يَطْلُبُ مِنْهُ غَرَضًا ، فَإِنَّ الْمُحِبَّ مَنْ يَبْذُلُ لَكَ ، لَيْسَ الْمُحِبُّ مَنْ تَبْذُلُ لَهُ
“ Bukan seorang yang mencintai itu yang meminta apa-apa dari yang dicintai, tetapi sesungguhnya seorang yang cinta kasih itu, ialah yang berkorban untukmu, bukan yang Engkau memberi apa-apa padanya“ .
Penulis juga berkata di dalam hikmah nomor 265 :
كَيْفَ تَطْلُبُ الْعِوَضَ عَلَى عَمَلٍ هُوَ مُتَصَدِّقٌ بِهِ عَلَيْكَ ؟ أَمْ كَيْفَ تَطْلُبُ الْجَزَاءَ عَلَى صِدْقٍ هُـوَ مُهْدِيهِ إِلَيْكَ ؟
“ Bagaimana Engkau akan meminta upah terhdap suatu amal yang Alloh sendiri bersedekah kepadamu amal itu, atau bagaimanakah Engkau minta balasan atas suatu keikhlasan, padahal Alloh sendiri yang memberi hidayah keikhlasan itu kepadamu ?“ .
Kami katakan : Demikianlah kaum Shufi melandaskan ibadah hanya pada mahabbah ( kecintaan ) dan mengabaikan segi yang lainnya seperti khauf dan roja’, sebagaimana perkataan sebagian mereka : Aku menyembah Alloh bukan karena mengharap surga dan takut kepada neraka.
Tidak syak lagi bahwasanya kecintaan kepada Alloh adalah landasan dari ibadah, hanya saja ibadah tidaklah terbatas pada mahabbah saja, masih banyak segi-segi yang lain yang banyak sekali seperti khauf, roja’, khudhu’, do’a, dan yang lainnya sebagaimana dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah : “ Ibadah adalah nama yang meliputi semua yang dicintai dan diridhai oleh Alloh dari perkataan dan perbuatan yang nampak dan tidak nampak “.
Alloh mensifati para nabi dan rasulNya bahwasanya mereka beribadah kepada Alloh dengan mengharap dan takut kepada Alloh dan bahwasanya mereka selalu mengharap rahmat Alloh dan takut kepada Alloh :
 يَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ
“Mereka mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya. “ ( Al-Isra’ : 57 ).
Dan di antara do’a yang sering diucapkan oleh penghulu anak Adam Muhammad  adalah :
اللهم إني أسألك الجنة وما قرب إليها من قول أو عمل وأعوذ بك من النار وما قرب إليها من قول أو عمل
“ Ya Alloh aku meminta kepadaMu surga dan apa yang mndekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan, dan aku berlindung kepadaMu dari neraka dan apa yang mendekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan “ ( Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam Sunannya 2/1264 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Shahih Sunan Ibnu Majah ).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s