DEMONSTRASI DALAM PANDANGAN SYAR’I

DEMONSTRASI DALAM PANDANGAN SYAR’I

Para ulama sunnah sepakat bahwa demonstrasi adalah produk musuh-musuh Islam dari kaum kuffar, Syaikh Al-Allamah Ahmad bin Yahya An-Najmi berkata : ” … Aksi unjuk rasa dan demonstrasi, sedangkan Islam tidak mengakui perbuatan ini, dan tidak membenarkannya, bahkan dia adalah perkara yang baru, buatan orang-orang kafir, dan telah menular dari mereka kepada kita … ” ( Al-Maurid Al-‘Adzbu Zallal hal. 228 ).

Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz berkata : ” Nabi ( tinggal di Makkah selama 13 tahun, beliau tidak pernah menggunakan demonstrasi dan unjuk rasa, beliau tidak pernah mengancam manusia akan merusak harta benda mereka dan menculik mereka ” ( Majalah Buhuts Islamiyyah Edisi 38 hal. 310 ).

Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata : ” Sesungguhnya demonstrasi adalah perkara baru, – tidak pernah dikenal pada zaman Nabi ( , tidak juga pada zaman Khulafaur Rasyidin, dan pada zaman sahabat Radhiyallahu Anhum ” ( Al-Jawabul Abhar oleh Fuad Siraj hal. 75 ).

Maka melakukan demonstrasi adalah tasyabbuh (penyerupaan) dengan orang-orang kafir, padahal Rasulullah ( bersabda :

من تشبه بقوم فهو منهم

“ Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk mereka “ ( Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunannya 4/44, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnafnya 4/216, dan Ahmad dalam Musnadnya 2/50 dan dikatakan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Ghalil : 1269 : Hasan Shahih ).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s