Tag Archives: demonstrasi

DAMAI DI AWALNYA MERUSAK DI AKHIRNYA

DAMAI DI AWALNYA MERUSAK DI AKHIRNYA

Ada pertanyaan yang dilontarkan kepada Fadhilatusy Syakh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin: ” Apakah demonstrasi dianggap sebagai salah satu sarana dari sarana dakwah yang disyari’atkan ? ”

Maka Fadhilatusy Syaikh menjawab : Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin wa Shollalllohu Ala Sayyidina Muhammadin Wa Ala Alihi Wa Shohbihi wa Sallam, Wa Man Tabi’ahum Ila Yaumiddin.
Amma Ba’du.

Sesungguhnya demonstrasi adalah perkara baru, – tidak pernah dikenal pada zaman Nabi ( , tidak juga pada zaman Khulafaur Rasyidin, dan pada zaman sahabat Radhiyallahu Anhum – , kemudian demonstrasi menimbulkan kekacauan dan kerusakan yang membuat dia terlarang, di mana dia membuat kaca-kaca dipecahkan, pintu-pintu dirusak dan yang lainnya .. terjadi campur baur laki-laki dan wanita, yang tua maupun yang muda, dan yang serupa dari kerusakan-kerusakan dan kemungkaran-kemungkaran. 

Adapun masalah menekan penguasa, jika penguasa adalah muslim maka cukuplah menasehatinya dengan Kitabullah Ta’ala dan Sunnah Rasulullah ( , inilah hal terbaik yang dipaparkan pada seorang muslim, dan jika penguasa adalah kafir maka mereka tidak akan peduli dengan para demonstran, mereka akan berbasa-basi kepada mereka secara nampak, adapun yang mereka sembunyikan adalah jauh lebih jelek,karena inilah maka kami memandang bahwa demonstrasi adalah perkara yang mungkar.
Adapun perkataan mereka bahwa demonstrasi ini adalah AKSI DAMAI , maka dia kadang adalah DAMAI DI AWALNYA atau di kali yang pertama, KEMUDIAN MENJADI AKSI PERUSAKAN. Dan aku nasehatkan kepada para pemuda agar mengikuti jalan para salaf, karena sesungguhnya Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah memuji orang-orang Muhajirin dan Anshor, dan memuji kepada orang-orang yang mengkuti mereka dalam kebaikan. ( Al-Jawabul Abhar oleh Fuad Siraj hal. 75 ).

FATWA SYAIKH MUHAMMAD BIN SHALIH AL-UTSAIMIN TENTANG ” AKSI DAMAI “

FATWA SYAIKH MUHAMMAD BIN SHALIH AL-UTSAIMIN TENTANG ” AKSI DAMAI ”

Ada pertanyaan yang dilontarkan kepada Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin: ” Apakah demonstrasi dianggap sebagai salah satu sarana dari sarana dakwah yang disyari’atkan ? ”
Maka Fadhilatusy Syaikh menjawab : Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin wa Shollalllohu Ala Sayyidina Muhammadin Wa Ala Alihi Wa Shohbihi wa Sallam, Wa Man Tabi’ahum Ila Yaumiddin.
Amma Ba’du.

Sesungguhnya demonstrasi adalah perkara baru, – tidak pernah dikenal pada zaman Nabi ( , tidak juga pada zaman Khulafaur Rasyidin, dan pada zaman sahabat Radhiyallahu Anhum – , kemudian demonstrasi menimbulkan kekacauan dan kerusakan yang membuat dia terlarang, di mana dia membuat kaca-kaca dipecahkan, pintu-pintu dirusak dan yang lainnya .. terjadi campur baur laki-laki dan wanita, yang tua maupun yang muda, dan yang serupa dari kerusakan-kerusakan dan kemungkaran-kemungkaran. 
Adapun masalah menekan penguasa, jika penguasa adalah muslim maka cukuplah menasehatinya dengan Kitabullah Ta’ala dan Sunnah Rasulullah ( , inilah hal terbaik yang dipaparkan pada seorang muslim, dan jika penguasa adalah kafir maka mereka tidak akan peduli dengan para demonstran, mereka akan berbasa-basi kepada mereka secara nampak, adapun yang mereka sembunyikan adalah jauh lebih jelek,karena inilah maka kami memandang bahwa demonstrasi adalah perkara yang mungkar.
Adapun perkataan mereka bahwa demonstrasi ini adalah AKSI DAMAI , maka dia kadang adalah damai di awalnya atau di kali yang pertama, kemudian menjadi aksi perusakan. Dan aku nasehatkan kepada para pemuda agar mengikuti jalan para salaf, karena sesungguhnya Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah memuji orang-orang Muhajirin dan Anshor, dan memuji kepada orang-orang yang mengkuti mereka dalam kebaikan. ( Al-Jawabul Abhar oleh Fuad Siraj hal. 75 ).

BENARKAH DEMONSTRASI TERMASUK ADAT ?

BENARKAH DEMONSTRASI TERMASUK ADAT? 


*Al-‘Allamah ‘Abdul Muhsin bin Hamd Al-‘Abbad* ditanya: apakah demonstrasi termasuk sarana inkar mungkar dan jihad? Ataukah termasuk dari adat yang boleh dilakukan selama tidak melanggar syariat?
Beliau menjawab: demonstrasi termasuk kekacauan, kaum muslimin mengadopsinya dari musuh mereka.

_Malam Ahad, 22 Muharrom 1438 H_.

Oleh: Abu Hafsh Ibnu Isa.
قيل للعلامة عبد المحسن بن حمد العباد –حفظه الله-: هل المظاهرات من وسائل إنكار المنكر والجهاد؟ أم هي من العادات يجوز تعاطيها ما لم تخالف الشرع؟

فقال: هي من الفوضى، استوردها المسلمون من أعدائهم.

ليلة الأحد، 22 محرم 1438هـ.